Recent Posts

Sponsors

@LEXA.COM

There was an error in this gadget

Saturday, November 3, 2012

Supersemar Palsu

Sejarah setelah 46 tahun yang sampai saat ini masih menjadi misteri kebenarannya. Surat Perintah 11 Maret itu yang disingkat menjadi Supersemar adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia yaitu, Presiden Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966.

keraguan atas keaslian naskah Supersemar itu yang disimpan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) muncul setelah tumbangnya Orde Baru (ORBA) pada 1998.

Pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1966, mengatakan surat itu Bukan “Penjerahan Pemerintahan” atau Bukan “Transfer of Authority”.

Dari kesaksian yang dijelaskan oleh sejarawan asing, Benedict Anderson, Dia seorang tentara yang pernah bertugas di Bogor, tempat Supersemar dibuat. Ternyata apa yang dikemukakan oleh tentara tersebut bahwa Supersemar itu diketik di atas surat yang berkop Markas Besar Angkatan Darat (MBAD), bukan diketik di atas surat yang berkop kepresidenan. Inilah yang menjadi alasan mengapa Supersemar itu hilang atau memang sengaja dihilangkan.

Pada tahun 2008, pengakuan lain dibuat oleh Ubaydillah Thalib, putra Salim Thalib, staf intel Komando Operasi Tertinggi Gabungan-5 (G-5 KOTI). Ayahnya Ubaydillah Thalib pernah bercerita kepadanya bahwa Supersemar yang ada selama ini adalah palsu. Dia mengatakan bahwa teks yang ada pada naskah Supersemar itu tidak tersusun rapi seperti yang sekarang beredar, tapi memang diketik, ujar Ubay. Dan inilah gambar naskah Supersemar versi ketiga yang telah beredar saat ini:


Menurut Ubay, Ayahnya sempat melihat sekilas teks tersebut saat diperintahkan oleh Letkol Sudharmono untuk menyimpan naskah Supersemar itu di ruangannya. Tapi sayangnya yang melihat teks Supersemar itu hanya beberapa orang.

Sudah selayaknya Rakyat Indonesia itu mengetahui sejarah mereka sendiri. Semoga sejarah ini bermanfaat bagi kita semua. Hanya ini saja yang dapat saya suguhkan, mohon maaf jika ada kekurangan informasi yang saya berikan.

0 comments

Post a Comment

Powered by Blogger.