Recent Posts

Sponsors

@LEXA.COM

There was an error in this gadget

Thursday, November 8, 2012

Planet Baru yang Diduga Bisa Dihuni




Kelompok ilmuwan internasional telah menemukan planet bumi super yang diduga bisa dihuni mengorbit di lingkup bintang yang dekat, demikian penelitian yang disiarkan dalam Astrophysical Journal Letters, Kamis.

Waktu orbit planet tersebut sekitar 28 hari dan massa paling kecilnya ialah 4,5 kali dari bumi, serta jalur planet berada di lingkup “kawasan bintang yang dapat dihuni” dimana bersuhu tidak terlalu panas atau pun terlalu dingin bagi cairan di permukaan planet tersebut. Para peneliti menemukan sejumlah bukti mengenai setidaknya satu atau mungkin dua bahkan tiga planet tambahan yang mengelilingi bintang dengan jarak sekitar 22 tahun cahaya dari bumi.

Bintang besar dari planet tersebut merupakan anggota sistem tri-bintang dan memiliki materi yang berbeda dari matahari dengan mengandung lebih sedikit jumlah unsur yang lebih berat daripada helium seperti besi, karbon dan silikon.

Penemuan tersebut menandakan bahwa kemungkinan adanya planet yang dapat dihuni bisa terjadi di tingkat lingkungan yang lebih luas ketimbang yang dipercaya sebelumnya.

Bintang utama planet yang dijuluki GJ 667C tersebut merupakan bintang kecil tingkat M.Dua bintang lainnya di sistem tri-bintang (GJ 667 AB) merupakan sepasang bintang kerdil berwarna jingga tingkat K dengan inti zat yang beratnya hanya sebesar 25 persen dari matahari kita. “Penemuan planet tersebut dengan jarak yang dekat dan waktu yang cepat menjelaskan bahwa galaksi bima sakti pasti dipenuhi dengan miliaran planet berbatu yang kemungkinan dapat dihuni,” kata Vogt.

LONDON–Satu tim ahli astronomi Inggris-Jerman juga telah menemukan satu planet baru yang mengorbit di dekat Matahari dalam jarak yang sangat tepat bagi iklim seperti Bumi yang dapat menunjang kehidupan.

Tim tersebut sesungguhnya menemukan tiga planet baru yang mengorbit bintang yang berjarak 44 tahun cahaya, tapi hanya satu dari planet itu berada di wilayah yang disebut Zona Goldilocks, rangkaian di sekitar Matahari, tempat temperatur tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin bagi kehadiran air cair.

Planet itu memiliki massa sedikitnya tujuh kali massa Bumi, tapi mengorbit dalam jarak yang sama dari Mataharinya, yang berarti planet tersebut menerima jumlah energi Matahari seperti yang diperoleh Bumi. Lebih dari 800 planet telah ditemukan di luar sistem Galaksi Bima Sakti sejak pertama kali dideteksi pada awal 1990-an.

Namun hanya segelintir planet telah berada di wilayah yang bisa dihuni. Para ahli astronomi membuat temuan itu, yang diungkapkan di dokumen penelitian di jurnal Astronomy & Astrophysics, dengan mengkaji data dari spektrograf HARPS, yang dipasang pada teleskop European Southern Obersevatory di La Silla, gurun Atacam di Chile.

Alat HARPS mampu mengambil gambar perubahan kecil dalam warna cahaya yang datang dari bintang tuan rumah saat cahaya tersebut bergoyang di bawah pengaruh daya-tarik planet yang mengorbit. Tim tersebut menggunakan teknik baru untuk menyaring sinyal yang disebabkan oleh bintang tuan rumah itu sendiri. “Ini secara mencolok meningkatkan kepekaan kami dan memungkinkan kami mengungkapkan tiga planet baru di sekitar bintang tersebut,” kata Mikko Tuomi.

0 comments

Post a Comment

Powered by Blogger.